Perfume Cerita Seorang Pembunuh


Di Palembang gw beli buku ini, karena neduh di Gramedia Palembang Square nunggu bus jemputan yang lagi anter orang ke bandara. Sekilas liat sinopsisnya, gw merasa pernah baca buku ini entah dimana dan kapan, muter gak karuan otak gw nginget buku ini, tapi gak nemu ingatan yang cocok. Akhirnya gw beli seharga 70 ribu ++.

Waktunya sekitaran revolusi Prancis. Nama tokohnya Grenouille yang mempunyai kekuatan luar biasa, penciuman maha dasyat yang tidak seharusnya dimiliki oleh manusia siapapun, tapi uniknya dia tidak mempunyai bau badan.

Lebih dari setengah buku diceritakan kisah Grenouille dari lahir sampai dia dewasa, dari mau dibunuh ibunya sendiri, ditolak dari bayi sampai dia dimanfaatkan tukang parfum yang putus asa.

Hebatnya Patrick Suskind si pengarang buku, bisa membuat kita selalu penasaran sama nasib Grenouille. Lembar demi lembar dia bisa membawa pembaca ke alam Grenouille, bagaimana Grenouille mendeskripsikan dunia dengan penciuman tajamnya.

Cerita makin seru setelah Grenouille mendapatkan sertifikat ahli parfum, dan dia mulai mengembara keluar Paris, menemukan teknik baru mengekstrak aroma dari benda mati seperti gagang pintu bahkan hewan seperti anjing.

Tentunya bisa ditebak, akhirnya Grenouille melakukan ekstrak aroma manusia, bukan manusia biasa tapi aroma gadis perawan yang masih ranum.

Kita dibuat penasaran, apa yang ingin dia ciptakan dari mengumpulkan aroma gadis perawan dan bagaimana nasib Grenouille pada akhirnya?

Hanya bisa kita ketahui dengan membaui seluruh buku yang gw rekomendasi ini.

Beberapa bagian buku terlihat sangat dewasa atau 17++, khususnya bagian Grenouille membaui gadis perawan. Pengarang mendeskripsikan sang gadis dengan menarik seperti "payudara sekeras telur rebus".

Ada baiknya sebelum baca buku ini, kita menyiapkan telur rebus terlebih dahulu, untuk mendapatkan gambaran yang lebih baik.



Share this:

CONVERSATION

11 comments:

Febri Dwi Cahya Gumilar mengatakan...

Payudara sekeras telur rebus ._. itu lembek kalik ._.

Puput mengatakan...

mungkin sekeras2nya payudara, masih lebih keras telur rebug •_•

Niki Setiawan mengatakan...

Dia mengembara ke luar paris
Dia kemana aja bang?

Puput mengatakan...

jalan2 di eropa Nik, gak sampe Indonesia

Anonim mengatakan...

Ending nya dong..
ratusan lembar tulisan semua, tak da gambarnya?

Fei mengatakan...

Ini udah pernah di film-in. Gw dah nonton beberapa tahun lalu

Cumilebay MazToro mengatakan...

Serem amat gadis perawan di jadiin parfum, enak nya kan di tiduri hua hua

Puput mengatakan...

wah gw lom nonton tuh.. ciyus

Puput mengatakan...

#UhukUhuk :p

Toko Obat Online mengatakan...

ceritanya seru juga ya tapi kok bisa ya tidak meiliki bau meskipun penciumannya begitu tajam.. hmm

Eddy Fahmi mengatakan...

Buku bagus banget ini. Hebatnya penulis bisa mendeskripsikan aroma dalam bahasa tulisan. Cuman agak kecewa pas nonton filmnya, bayangan tentang aroma yg dideskripsikan cantik lewat tulisan itu jadi berubah semua hahahaaa