Bagaimana Mengatasi Rasa Takut


Gw gak pernah menikmati film batman. Bahkan sampe sekarang gw belum pernah nonton sampe habis film batman yang ada joker legendarisnya itu "The Dark Night". Tapi kemarin gw liat yang "Batman Begins". Menceritakan bagaimana Bruce Wayne kehilangan keluarganya sampai dengan perjalanan dia menjadi kuat sebagai Batman.

Apa yang bisa didapat dari film itu?

Di film yang menurut gw lebih banyak drama dari pada aksinya. Kita bisa belajar mengenai rasa takut. Dalam perjalanan Bruce Wayne untuk membalas dendam, dia bertemu dengan sekelompok orang yang disebut dengan "League of Shadows". Salah satu pengelolanya mengajarkan Bruce untuk mengalahkan rasa takut. Dimulai dengan menanamkan pemahaman rasa takut itu sendiri kepada Bruce.

Guru batman menyebutkan:

"Men fear most what they cannot see"

"Kita takut oleh sesuatu yang tidak diketahui atau tidak terlihat"

Masuk akal juga sie, kadang kita takut sama sesuatu yang gelap. Kita tidak tau apa isi dari kegelapan itu. Apakah sesuatu yang membahayakan atau sesuatu yang membahagiakan. Karena tidak punya informasi yang cukup. Maka kita takut.

Sebagai contoh. Kita takut menyatakan cinta sama lawan jenis. Ketakutannya adalah karena kita tidak tau reaksi dia. Apakah dia akan membenci kita. Menyayangi kita. Atau teman-temannya akan membunuh kita. Kadang kita memilih untuk diam. Lebih baik kita tidak menyatakan cinta dari pada dibunuh sama temennya.

Semua karena kita takut.

Lalu bagaimana mengatasi rasa takut tersebut?

Pada film batman begins dijelaskan:

"to conquer fear you must become fear, you must bask in the fear of other men"

Secara sekilas kita bisa paham kenapa Bruce Wayne menjadi Batman. Karena dia ingin mengatasi rasa takutnya terhada kelelawar saat dia terperosok kedalam sumur kering. Tapi sepertinya ada sesuatu yang ganjil. Kalau kita melihat secara keseluruhan dari film. Ketakutan Bruce Wayne bukan hanya dari kelelawar saja. Kelelawar hanya sebuah media yang dia gunakan untuk menerjemahkan ketakutannya. Mungkin. Atau. Tidak juga.

Karena kalau diterjemahkan dengan perlahan kalimat bahasa inggris di atas. Untuk mengatasi ketakutan bisa dengan "menjadi takut dan merasakan ketakutan orang lain" atau "menjelma menjadi hal yang kita takuti dan menebarkannya ke orang lain"

Daripada pusing, mending kita implementasikan kedalam dunia nyata. Bagaimana kita mengatasi ketakutan menyatakan cinta di atas?.

Kalau kita terjemahkan "become fear". Maka ketakutan menyatakan cinta bisa kita lawan menjadi "become love".

Apa itu "become love". Agak berat diskusinya kalau sudah sampai sini. Kebetulan gw sarjana di bidang komputer. Lebih lengkapnya, masalah percintaan bukan bidang utama gw. Mungkin yang bisa bantu, silahkan kasih masukan pada kolom komentar dibawah.

Kita masuk ke contoh yang lebih mudah dan lebih masuk akal dari pada permasalahan cinta. Ada beberapa orang yang takut sama bencong. Maka menurut film batman, untuk mengatasi ketakutan akan bencong. Maka mencobalah menjadi bencong itu sendiri

"To conquer fear, you must become fear"

#Glodak




 




Share this:

CONVERSATION

18 comments:

  1. Untung saya g takut sama bencong cuma g berani doang bang

    BalasHapus
  2. Haiiih... seandainya Bruce Wayne itu bencong pasti bakal banyak yg lebih takut sama Batman yg "melambai" :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jiiir gak mau gw bayanginnnya.. Horor

      Hapus
  3. Udah baca serius-serius, di akhir postnya sarannya begitu, duh, duh, abang yang satu ini ya ada-ada aja. Hehe :D

    Ya emang gitu kan, seringnya kita takut dengan sesuatu yang belum terjadi, jalan satu-satunya buat melampaui rasa takut itu ya dihadapi, that's what I think of this post.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha maafkan gw bro. Sudah mengundang keseriusan.. Teryata..

      Hapus
  4. Untung juga saya gak takut. Hehhee...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mulailah takut... Mwahahaha mwahahahha

      Hapus
  5. Iya juga sih ya. Berarti kita harus jdi sesuatu hal yg kita takuti terlebih dahulu. Gue ngebayanginnya aja jijik.
    Klo gue sendiri lebih ke pura berani aja gitu. Bersikap seolah berani. Kayak kata" Muhammad Ali, petinju legendaris itu. Isi quotenya tuh, ya apa lah gtu. Lupa uy. Eheheh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mungkin dng pura2 berani bisa jadi berani sendiri kali yak

      Hapus
  6. Eh tuh ending aduh... masa iya harus jd bencong juga biar gak takut sm bencong wkwk

    BalasHapus
    Balasan
    1. Itu tuh.. Kata gurunya batman. Untung gw gak ikutin batman

      Hapus
  7. ah sial. serius-serius ujung-ujungnya malah gitu. haha. lelaki sejati itu takut sama bencong. :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Gw sie sebenernya gak takut. Cuma segan

      Hapus
  8. Kadang sama bos juga takut aku... Tapi masuk akal juga sih...takut karena sesuatu yang tidak diketahui atau tidak terlihat...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah itu. Jng2 bosnya baik kali ya

      Hapus
  9. wah ngerasa kalau saya lelaki banget, hehehe

    BalasHapus
  10. Takut karena lihat cewek cantik hhee, kalau disamperin bingung mau ngomong apa?

    BalasHapus