Panggil Aku Ayah



Diawali dari sebuah kado aneh, berbentuk kotak persegi panjang, dengan selembar pita putih didalamnya,  istri ketawa-tiwi saat gw coba menarik narik pita tersebut.

"bukan yang itu mas, tapi yang itu tuh" 

"yang mana?" mata gw melototi kotak kado mencari cari

"Ini nih" menunjuk lebih dekat ke sebuah kertas pipih panjang, mirip stick ice cream kecil, bentuknya sangat kecil dan panjang sehingga gw gak sadar kalo kertas pipih itu ada di sana dari tadi.

Gw perhatikan ini kertas pipih panjang biasa, tapi saat kubalik dan melihat lebih lama, ada tanda =(Sama dengan) berwarna merah yang membawa kebahagiaan.

"astaga sayang.. kamu hami !!"

"he eh" mengangguk dan tersenyum kecil, 

Lalu bulan itu, menjadi bulan rhamadan terindah seumur hidup kita. dan kita berbelukan tanpa ada napsu, kan itu bulan rhamadhan :p


Kehamilan semester pertama diawalai dengan kecapean yang sangat, gampang tidur dan cepat lelah, jadi tugas suami melakukan perawatan kepada istrinya, dan menuruti apa kemauan istri kecuali membuatkan mie instant, gw gak membiarkan istri hamil mencolek mie instant.

Tapi lebih gak tahan rayuan istri hamil, gw bikinin juga mie instant plus cabe rawit dan daun bawangnya, dan masakan mie instant gw pasti enak, karena kalau ada yang masak mie instant tidak enak, dia pasti bukan manusia, dia pasti alien.

Siapapun yang melihat janin anaknya sendiri menggunakan USG, pasti berlinang air mata, tapi karena gw cowok tegar, jadi gak berlinang air mata, cuma rembes air mata aja.

Disitu gw tahu ada banyak USG, dari yang 2 dimensi, 3 dimensi sampai yang 4 dimensi, denger boleh denger katanya dengan USG 4 dimensi kita bisa menditeksi dini penyakit dalam dari seorang bayi, kita agak shock setelah mengetahui kebenarannya dari dr Aria Wibawa, SpOG,



Ternyata USG 4 Dimensi bukan untuk menditeksi dini penyakit ataupun hal lain yang tidak wajar dari seorang bayi, USG 4 Dimensi hanya lihat animasi bayi kita saja, wajah dan gerakannya, lalu di rekam dan dimakukan kedalam CD, mungkin karena sangking banyaknya yang diminta USG 4 dimensi dr Aria Wibawa, SpOG, memasang tanda di pintu masuknya, dr Aria Wibawa, SpOG(Bukan ahli 4 dimensi), dan gw udah minta ijin lho ama dokternya, untuk foto tanda di pintu itu, dan di ijinkan :)

Beliau menjelaskan kalau untuk menditeksi dini keanehan pada bayi, semua bisa dilakukan dengan USG 2 Dimensi, yup.. itu jadi pelajaran buat kita.

Kita pindah kebeberapa rumah sakit, berbagai alasan dari pilihan jarak, asuransi yang memutuskan untuk melepas rumah sakit pilihan kita dan lain lain, akhirnya kita pindah ke RS Pondok Indah dengan dokter kandungan Dr Soemanadi, SpOG 

Entah angin dari mana, mendadak gw pengen bikin mie tarik cina, kata istri itu ngidam, kata gw itu life style, kata pak haji asalkan halal tidak mengapa, kata kernet kopaja jauh dekat 2000. Pokoknya gw pengen bikin dan itu pake titik tanpa koma, jadi gw beli terigu berprotein tinggi, sambil nonton video tutorial di internet.

Gw ikutin apa kata video, disuruh masukin air sambil di aduk menggunakan sumpit, diulenin sampe kalis, bentuk bola dan diamkan beberapa puluh menit, ulenin lagi, diamkan lagi, begitu seterusnya, lalu di bentuk pipih dan potong memanjang, angkat ke udara dan tarik cepat.

Mie nya putus semua, percobaan pertama gagal, lagi potong pipih dan potong memangjang kembail, angkat ke udara dan tarik cepat, mienya putus lagi, begitu seterusnya, sampai akhirnya gw tarik dengan perlahan, dan menghasilkan mie yang besar besar.

Dimasak sederhana dengan kaldu bumbu buatan, ditambah toping bakso, hasilnya tidak terlalu jelek, rasa baksonya tetap enak, untuk mie sebaiknya jangan dibahas.

Hari yang paling ditunggu adalah jadwal periksa kehamilan, karena bisa lihat anak lewat USG, gerak gerak menggemaskan, melihat darah daging kita aktiv membuat kita lupa segala hal di dunia, mungkin efeknya seperti narkoba, membuat ketagihan dan lupa dunia, dan iya.. gw kecanduan ke dokter kandungan, tapi yang paling ingin kita dengar dari dokter adalah bayi anda sehat, dan kita berdua tersenyum sambil berpegangan tangan.

Semakin hari semakin besar, gw harus hati hati bawa istri menggunakan motor, pulang kerja dari jakarta pusat, menjemput istri di jakarta timur, lalu pulang menerabas macet di jakarta selatan menjadi makanan kita sehari hari.

Pola lapar istri hamil tidak bisa ditebak, 1 menit sebelumnya masih kenyang, 1 menit setelahnya bisa mendadak kelaparan, kalau tidak segera makan, bisa panas dingin dan ngediemin suami, untungnya jalur pulang kita melewati jl condet, dimana tempat makan menyebar di sepanjang jalan tersebut.

Penasaran dengan soto kudus, kita berhenti di soto kudus kauman, uniknya di soto kudus kauman GRATIS untuk ibu hamil, berhubung gw agak gendut tapi belum masuk katagori hamil jadi buat gw tetep bayar, thank to soto kudus kauman.

Mood istri hamil juga gak bisa di tebak, pagi hari minta makan siang di gubuk mang engking, sampe siang minta bikin mie instant, di diemin sebentar minta pecel lele, bahkan sampe hamil gede masih ngajakin ke jajanan bangau.

Anak pertama banyak paniknya, kita bolak balik ke rumah sakit dan berkali kali disuruh pulang lagi, tapi minggu malam saat kita santai duduk, istri merasa kontraksi lebih sering dari biasanya, kita menggunakan timer di handphone dan mendapatkan data bahwa setiap 10 menit kita menemukan kontraksi sampai 4 kali.

Sudah saatnya pikir gw, segera kita berangkat ke rumah sakit untuk masuk ke ruang observasi, makin malam kontraksi makin kuat, dari pembukaan 3 saat kita masuk sekitar jam 19 dan naik ke pembukaan 5 beberapa jam berikutnya, dan pembukaan 8 di hampir tengah malam, kontraksi menjadi makin sering dan kuat, rasa sakit makin hebat.

Mencapai pembukaan 10 pada jam 1 pagi, tidak lama dokter datang, dan proses persalinan dimulai tanpa membuang waktu, dokter dan suster bekerja dengan cekatan, akhirnya bayi perempuan cantik yang sehat lahir pada jam 1.32 hari senin tanggal 15 april 2013 dengan berat 3.32kg dan panjang 49cm, dengan proses normal. :)

Kalila Risya Malaika

Share this:

CONVERSATION

0 comments:

Poskan Komentar