Gak Suka FIlm Horor


Bahkan gw lupa, kapan terakhir nonton film horor sampe selesai. 

Ngeliat di 21 Cineplex ada film Rings, bikin gw langsung bilang "nah". Film itu bukan untuk gw, sama sekali bukan film yang menyenangkan buat dinikmati.

Karena film horor gak ada gunanya menurut gw. Coba tanya ke dalam hati yang paling dalam. Apa yang kalian cari dari film horor?

Tegangnya?

Sangat miris kalo kalian mencari rasa "tegang" di bioskop. Seharusnya bioskop jadi tempat kita untuk menghilangkan ke "tegang"-an setelah berkerja seharian. 

Setannya?

Jujur sama diri sendiri. Selama 1 jam film berlangsung, berapa menit setannya muncul di layar? palingan muncul di jendela 2 detik, ilang lagi. Muncul di kaca mobil 1 detik, ilang lagi. Denger langkah kaki dari kegelapan, kucing lewat. 

Adrenalin?

Pun kalau dapet adrenalin, tetep gak guna. Mendingan loe cari adrenalin yang ada gunanya. Misalnya say "hi" ke orang yang loe suka. Beri pujian rambutnya bagus. Rasakan bagaimana sesaknya tenggorokan kita saat ingin mengucapkan cuma kata "hai". Perhatikan juga lepasnya adrenalin saat kita mendapatkan senyumnya. 

Ceritanya?

Sampai saat ini gw belum menemukan sebuah review film horor yang menginformasikan kalau film tersebut bagus ceritanya. Kebanyakan orang yang gw tanya cuma bilang "gitu-gitu doang sie, loe liat aja sendiri".

Aktrisnya?

Bisa jadi. Kalau film horor Indonesia yang sering masang artis sexy macam Dewi Persik dan kawan kawan. Dengan judul unik macam, Nenek Gayung, Nenek Ember, Nenek Bak Kamar Mandi atau Nenek dan Perabotan Rumah Tangganya.

Bukannya gw takut nonton film horor, tapi gw segan. Ibaratnya kebingungan bini gw selama ini. Dia selalu bertanya "kenapa gw gak berani ngasih duit ke bencong ngamen?". Jawabannya, karena gw segan.

Share this:

CONVERSATION

10 comments:

Ribka Larasati mengatakan...

sekarang untung horor indonesia sudah berkurang "seksi-seksiannya". udah pada tobat

Edwin Fauqon mengatakan...

Sepakat. Mau takut aja mesti bayar. Tapi, semua kembali pada selera masing-masing sih.

Niki Setiawan mengatakan...

Saya juga g suka film horor bang
Setannya pada boongan

Sekali2 pake setan beneran gitu biar greget

Ratna Dewi mengatakan...

Kalau horor Indonesia zaman dulu aku masih suka apalagi Suzana. Cuma nggak berani nonton sendiri. Kalau horor Indonesia sekarang rada malas nontonnya, banyak jual keseksian dan ceritanya juga suka nggak jelas.

Puput mengatakan...

beberapa orang gak bilang untung keknya :p

Puput mengatakan...

emang juga sie, balik ke masing2 selera

Puput mengatakan...

nyamperin elo ya nik?

Puput mengatakan...

satenya bang bokiiiir, 10 tusuk saja

Fei mengatakan...

Ngasih duit kek boncong aja segan gimana kalau di suruh menjamahnya? huwakakakakakakakakkakakakakkkk
tapi gw setuju dengan ngapain cari tegang di bioskop, nyari tegang nonton film bokep. huwakakakakakakakkakakk

Puput mengatakan...

Gak berani menjamah bang, takut tegang