Google Bersama H&M Saling Bantu?

 


Okay, ini sangat menarik. Jadi Google bersama dengan H&M bahu membahu untuk mengumpulkan data pribadi kita. Mengolah data pribadi menjadi sebuah desain pakaian. Gw gak tau jelas data pribadi apa saja yang di kumpulkan, tapi kalau liat beritanya di sini. Bisa dibayangkan data cuaca dan lokasi juga dijadikan perhitungan untuk desain baju kita.

Misalnya kita sering di Bandung dan sedang musim hujan, mungkin Google akan membuatkan desain baju hangat tebal buat kita. Kalau kita banyak wisata kuliner di Bandung, Google akan membuatkan bajunya sedikit longgar biar perut gak cepet kesempitan. Google jelas tau umur kita, karena kita muda, maka desainya akan penuh warna. Selanjutnya Google akan menyarankan kita menggunakan kostum badut pesta ulang tahun yang tebal, longgar besar dan penuh warna warni.

Mungkin awalnya fashion, lalu Google akan beralih menyarankan pilihan makanan. Bersadarkan dari data kebiasaan order makanan online digabung dengan data kesehatan, sejarah check in olah raga kita. Dia bisa menyarankan kita untuk mengurangi makan gorengan, menghindari gulai tunjang padang yang legit dan banyak-banyak minum air putih. Selanjutnya Google jadi rewel kayak emak-emak.

Hebatnya lagi, Google punya sejarah browsing kita. Jangan salah kan Google kalau dia menyarankan jodoh buat loe. Google bisa tau pendamping yang cocok buat loe berdasarkan sejarah browsing bokep yang tiap hari loe lakukan. Jepang, Korea, Rusia atau latin. Google bisa membaca film mana yang paling sering loe tonton. Jadi kalau suatu saat Google sudah bisa menyarankan jodoh buat loe. Jangan ditolak karena itu pasti yang paling loe suka.

Keliatannya emang Google parah banget. Mencampuri urusan hidup orang, mengatur, menyodorkan semua nya untuk kita. Kita hanya diberikan pilihan semu, seakan kita tidak punya pilihan. Tapi itu masih lebih baik dari pada ditanya "Kapan Nikah?" tiap hari.

Share this:

CONVERSATION

0 comments: