Arti Tatapan Seseorang


Kontak mata bukan hal yang aneh. Tapi kontak mata dengan tentara jaga gerbang  KOSTRAD bukanlah hal menyenangkan. Tatapan langsung, menusuk, mengejutkan nyali dan jelas. Tatapannya memerintah kita agar tidak clingak-clinguk di depan KOSTRAD. Menyilahkan jalan di tepi gerbang tapi jangan banyak tingkah.

Dengan mudah kita memahami arti tatapan. Tapi tafsir tatapan tergantung dari sejarah, pengalaman hidup dan lingkungan yang membentuk kita. Pasti setiap orang punya tafsir yang berbeda-beda dari sebuah tatapan yang dialami.
 
Sebagai contoh, kita akan berbeda tafsir dalam melihat tatapan terhadap lawan jenis. Bagi mereka yang biasa bergaul dengan lawan jenis, pasti akan terseyum dan membalas tatapan lawannya. Karena dia menafsirkan ada ketertarikan yang ditujukan ke padanya, dia menyetujui dirinya untuk diperiksa lebih lanjut oleh lawan jenis.

Berbeda bagi mereka yang tidak terbiasa berhadapan dengan lawan jenis. Memalingkan muka, menunduk, malu atau bahkan pergi menjauh. Karena merasa terintimidasi. Tapi siapapun akan dengan mudah menerjemahkan tatapan tanpa panduan buku manual.

Tapi ada jenis tatapan yang sulit gw terjemahkan. Tatapan anak kecil. Anak kecil dibawah 2 tahun. Biasanya mereka di gendong orang tuanya. Tiba tiba ngeliatin gw, menatap lama, tanpa bicara, tanpa ekspresi, cuma mata polos tanpa dosa yang menatap.

Susah ditebak. Kita gak tau maksud dari tatapannya. Kadang dia ngeliat kita cukup lama. Apa sebenernya yang dia pikirkan. Apa ada yang salah dari gw. Gak mungkin dia mikirin poni yang salah potong, atau ada cabe di gigi. Atau mungkin dia ngeliat sesuatu yang lain dari diri kita?

Bisa melihat manusia lebih dalam. Melihat siapa jati diri kita sebenarnya. Bisa merasakan kemurnian hati seorang manusai. Berusaha memahami siapa kita sesungguhnya lewat tatapannya. Atau dia hanya menatap apa yang ada di belakang gw?

Apapun itu, biarlah menjadi misteri tersendiri. Tapi gw tau pasti, kalau ada Maria Ozawa lagi pake bikini menatap gw secara langsung. Gw harus segera bangun dari mimpi.

Share this:

CONVERSATION

10 comments:

Niki Setiawan mengatakan...

Terus anak kecilnya pas ngeliatin abang bisa tidur g pas malemnya?
Kasian dy y takut sawan klo g bisa tidur

Puput mengatakan...

Pertanyaan cerdas.. Tapi gw gak bisa bahasa bayi

Agung Kharisma mengatakan...

Apaan yang bisa diliat itu bayi di belakang bang puput? Ada ice cream magnum kah makanya dia ngeliatin trus jadinya pengen. Wkwk :D

Puput mengatakan...

Naaaah itu dia, keknya ada tukang eskrim atau balon di belakng gw

sepatu kulit magetan mengatakan...

Mata memang indera paling berharga, karena melalui mata segalanya meresap dalam pikiran. Tatapan juga dapat memengaruhi seseorang

Puput mengatakan...

yoooooi

YSalma mengatakan...

Si bayi sepertinya sedang menakar, kalau saya seusia yang lagi saya tatap, ini orang bakal ga berani balas menatap balik dan menduga-duga apa yg sy pikirkan.

Mirwan Choky mengatakan...

Ooohh... begitu ya

Bunda Aisyah mengatakan...

Hati-hati sama pandangan memang om. Jaga pandangan lebih baik

Jasmi Bakri mengatakan...

Mesti balitanya pengen ngomong 'om telolet om'.. hahaha..

Salam kenal mas Puput. Folback blog aku juga dong www.theamazingjasmi.com. Mkasih yaw ^^