Wreck-It Ralph


"Istimewa..... Sudah lama gak menikmati tontonan, seperti menikmati sarapan pagi"

Mirip Toy Story, dimana para mainan jadi hidup setelah manusia pergi, bedanya ini Video Game, semua tokohnya bisa leluasa keluar dari Gamenya dan jalan jalan ke Game-Game lain.

Permasalahan dimulai saat Ralph si penjahat bosen jadi penjahat yang selalu kalah oleh si Felix tokoh utama dalam game yg dia hidupi, sebenernya mirip kehidupan manusia biasa, kita kadang jenuh dengan kegiatan yang ada, sudah maksimal tetapi tidak ada pengakuan dari komunitas.

Padahal Ralph udah di kasih wejangan di sesi kumpul para penjahat, oleh Zangief. Bison dan penjahat yang lain, untuk bersyukur dan menerima kenyataannya, bahwa tanpa penjahat tidak akan ada yang menjadi Jagoan, maka berkerjalah sebaik mungkin, tapi kalo Ralph langsung nurut, gak akan seru ceritanya.

Kejutan demi kejutan banyak bermunculan di film ini, gw harus mengacungkan JEMPOL tangan buat penulis ceritanya, alur cerita bisa dia buat sedemikian rupa indahnya, dia bisa mengocok emosi penonton, kita bisa mendadak ketawa, tersenyum, terharu, tertawa lagi, penasaran, tegang, sedih, lega dan puas.

Jujur, ini film kedua yang bisa bikin gw nangis di depan layar, setelah The Miracle Worker, terlepas dari ini film kartun, tapi ceritanya jenius, ramuannya spektakuler, Amaziiing Amaziiing Huakakaka... Huakakaka #TukulStyle.


 

Share this:

CONVERSATION

0 comments: