Download File Tutorial di File puputoce

Kamis, 29 Mei 2008

Bakso Moncrot yang kurang Crot


Tebet utara dan tebet raya sudah terkenal dengan warung jajanan nya dan FO nya yang banyak dan bervariasi, menjadikan daerah Tebet sebagai salah satu tujuan buat anak muda dan orang tua yang mau nongkrong, jajan atau cuma jalan-jalan penuh arti.

Disela ketatnya persaingan tempat makan di daerah Tebet, daerah tebet sendiri masih memiliki potensi yang menggiurkan untuk mereka yang berjiwa bisnis dan baru memulai warung makan baru. Bakso Moncrot adalah warung makan baru yang muncul di keramaian bisnis makanan di daerah tebet, mengusung nama yang unik dengan Moncrotnya apakah Bakso Moncrot juga memiliki rasa yang unik?

Bakso Moncrot yang mempunyai selogan “Pertama Di Dunia” ini mengklaim mempunyai keunikan yang baru pertama kali ada di dunia bakso, Bakso Moncrot menciptakan bakso tomat, yaitu buah tomat yang di buang bijinya dan diisi dalamnya dengan bakso. Sayangnya tampilan baksonya di dalam tomat tidak seperti Moncrot, menurut saya bakso tomat lebih ke arah Mejoto dari pada moncrot.

Bakso Moncrot sendiri tidak mempunyai banyak variasi dalam baksonya, hanya memiliki 3 jenis bakso yang terdiri dari: Bakso urat, Bakso daging dan Bakso tomat yang daikatakan Moncrot. Bagai mana dengan harganya? Untuk bakso urat dan daging di hargai Rp. 4000, dan untuk bakso tomatnya di hargai Rp. 5000.

Dilihat dari baksonya tampaknya bakso dari Bakso Moncrot ini memiliki kualitas yang tinggi, baksonya kental dan kenyal, tampaknya memang mempunyai kualitas yang tinggi sesuai dengan harganya, tapi kualitas tidak berbanding lurus dengan rasa. Bakso Moncrot kurang memiliki rasa bakso yang kuat, rasa dagingnya tidak begitu berasa, mungkin ada baiknya bakso ini di berikan penguat rasa, dengan ilmu persotoyan saya, saya menyarankan Bakso Moncrot ini menggunakan monosodium glutamate untuk menguat rasa, serius saya lagi sotoy ini.

Kuahnya juga biasa saja, kalo tidak ditambah cuka, kuchai dan sambal dengan sendiri maka rasa kuah asli dari Bakso Moncrot ini bisa dibilang sangat kurang. Tidak berasa daging atau harum baksonya, crotnya kurang. Padahal saya berharap ada crot yang keluar dari bakso Bakso Moncrot ini, entah crot dari mana tetapi saya mengharapkan ada crot dari bakso ini.

Tampaknya bisa di simpulkan kalo bakso Bakso Moncrot ini hanya memiliki judul yang crot tetapi rasanya tidak crot, okey crot.

* Update
Untuk menghindari salah paham :)
Bakso 4000-5000 itu satu butir, jadi kalo satu mangkok ada 3 butir bakso tomat total jadi Rp 15000

Lanjut dong put...

Selasa, 27 Mei 2008

Seberapa Penting Identitas di Dunia Maya?


Menanggapi kebingungan beberapa teman di blog yang menanyakan pemilik blog ini, si puput itu pria kah atau wanita kah?. Sebenarnya di beberapa komentar yang masuk saya sudah menjawab kalo puput itu adalah pria murni tulen dan di tanggung halal (tanpa lemak babi) dan juga menyehatkan (tanpa MSG). Dan artis itu adalah wanita yang menjadi kekasih saya dan kami bukan lesbiola, kami normal dan lurus lurus saja.

Mungkin karena belum ada postingan resmi yang menyatakan identitas saya, maka postingan kali ini saya dedikasikan untuk menjabarkan identitas saya. Bisa di lihat gambar di depan adalah gambar KTP dengan foto saya yang macho(jangan muntah), memang banyak sensor disana sini tapi mohon dimaklumi, karena takut data-data di atas di salah gunakan oleh yang tidak berwajib(lho kok).

Adapun data-data yang di sensor sebagai berikut :

Foto, ini bukan foto saya yang terbaik, dari pada mengganggu mental pembaca lebih baik saya amankan.

Nama & NIP lurah, belum minta ijin beliau, dari pada kena pasal RUU ITE lebih baik saya main aman

Tgl Lahir, berhubung tgl lahir salah jadi lebih baik di sensor dulu, kenapa bisa salah? ceritanya panjang kalo di certain bisa jadi buku 3 episode yang tebel-tebel, jadi lebih baik sensor aja yah

Sebagian kecil TTD Lurah, menghindari pemalsuan terhadap kepala lurah, jadi TTD nya saya sensor, tenang ya pak lurah, aman kok

Kenapa TTD saya sendiri tidak di sensor? Karena itu bukan TTD, itu adalah sidik jari. Silahkan kalo ada yang bisa memalsukan.

Untuk panggilan, saya biasa di panggil dengan berbagai macam jenis panggilan, untuk nama cukup panggil saya put, puput atau pup(yg ini jangan deh). Untuk panggilan selain nama saya sudah biasa dipanggil mas, mbak, jeng, neng, tong, mpok, bu, pak, bang, nci, cing, cong, coy, boy, bro, sis tante, om dsb. Hanya ada beberapa kasus saya di panggil nek, biasanya cuma bencong yang dulu sering berkeliaran dan ngamen di kantor lama yang lama “gile loe nek, rapih-rapih ngasih cepek aja kaga”, yang ini jangan dibahas lagi deh udah trauma.

Jadi buat panggilang cukup pilih salah satu dari pilihan di atas, jangan kebanyakan dan jangan memaksakan untuk memanggil saya dengan panggil nci neng tong jeng jeng pup nanti saya bukannya nengok malah melongo kayak dandang gosong.




Creative Commons License
Puputs Blog by Puput Setiyawan is licensed under a Creative Commons Attribution-Noncommercial-Share Alike 3.0 Unported License.
Based on a work at www.puputs.com.
Permissions beyond the scope of this license may be available at http://www.puputs.com/2008/05/seberapa-penting-identitas-di-dunia.html.

Lanjut dong put...

Minggu, 25 Mei 2008

Apakah benar pria dan wanita sangat berbeda?

Hi venusian dan marsian. Sebenarnya memang sudah kodratnya kalo wanita dan pria berbeda, fisiknya memang berbeda, tingkah lakunya juga berbeda, kalau tingkah lakunya sama bisa bahaya, nanti bisa dikatagorikan sebagai bences, tapi apakah sampai jalan pikiran dan khayalan mereka juga berbeda.

Ini adalah pengalaman saya bersama mira. Tepatnya minggu lalu saya kerumah mira melakukan runitinas sebagaimana layaknya seorang kekasih -apel -. Hari sabtu tepatnya, malam itu begitu indah cuaca cerah berangin membuat suasana segar tidak menimbulkan hawa gerah, malam itu merupakan malam yang tepat untuk ngobrol dan bercanda, di temani TV dan minuman dingin buatan mira membuat malam itu menjadi lebih indah. Tetapi ada satu yang kurang dari malam itu, cemilan

“Mas puput, mia pengen ciki nieh kita pergi ke midi yuk, beli ciki”

“yuuk kita ke midi, sekalian mas juga pengen beli coklat-coklatan, buat ngemil di kantor ”

“Aciiiik” mira teriak kesenangan

Midi sendiri adalah supermarket mirip alfamart hanya saja memiliki ruangan yang lebih luas, saya curiganya ini adalah cabang alfamart, tapi apa peduli saya, disinikan saya hanya mau beli ciki dan makanan kecil lainnya. Seperti layaknya konsumen lainnya, sampai dimidi saya ambil keranjang belanjaan dan langsung browsing rak dagangan di midi, saya langsung menuju ke rak coklat dan ingin melanjutkan ke rak ciki, karena memang itu yang saya mau beli.

Untuk menuju rak coklat kita melewati rak minuman dingin, saya pun menawarkan ke mira kalau kalau dia mau minuman ringan dingin.

“sayang mau beli minuman”

“enggak ah mas nanti aja” mia menolak dengan halus

“kenapa nanti?” saya heran “kan mumpung kita lagi di rak minuman, jadi sekalian beli aja”

“iya gampang, nanti aja deh” mia menolak sambil menarik tangan ku untuk bergerak meninggalkan rak minuman

“iya udah, kalo gak mau gak apa-apa” sambil tersenyum manis (yang baca jangan muntah)

Sampai di rak coklat saya langsung mencari coklat yang padat tapi tidak begitu mahal, pilihan saya jatuh kepada oreo wafer stick dan coklat superman isi lima, saya ambil coklat oreo 5 buah dan 1 bungkus coklat superman isi 5. Sambil memasukan coklat ke keranjang belanja saya juga memperhatikan mira yang sedang memilih-milih coklat yang ada.

“mia mau coklat juga?”

“iya mas, mia mau juga. Boleh kan?” mira balik bertanya

“boleh lah, ambil aja yang mia suka”

“kayaknya mia mau ini deh” sambil menunjuk coklat superman dan memasukannya ke keranjang belanja yang saya bawa

Setelah puas kita langsung pindah ke rak ciki, saya langsung menyilahkan mira untuk mengambil ciki yang dia suka.

“ya udah sayang pilih aja cikinya”

“iya, tapi aku bingung mas, mau yang lays apa citato yah?” sambil memegang bungkus lays dan membaca tulisan belakang di bungkusnya

“terserah sayang, lagi mau ciki apa”

“aku lagi mau yang rasa keju deh, eh mas enakan keju apa barbeque yah?” dengan muka kebingungan mira bertanya lagi

“terserah sayang, lagi mau yang keju atau barbeque”

“mia bingung nieeeeee… mas”

Cukup lama mira memilih milih ciki yang ada di rak, sambil menunggu mira memilih ciki yang dia suka, saya juga melihat-lihat ciki yang ada di rak ciki midi tersebut, ternyata rak ciki midi sama dengan rak ciki di tempat lainnya, masih di warnai dengan chiki balls, taro, cheetos, vetos dan sebangsanya. Tiba-tiba mira menarik tangan saya.

“mas yuk kita ke sana”

“lho, sayang gak jadi beli cikinya?” saya bertanya kebingungan

“nanti aja mas, mia mau jalan ke sana dulu, yuuk”

Kita menuju rak perkakas dapur, disana mira melihat lihat gelas dan mangkok melamin.

“mas ini bagus yah, mia pengen punya ini di kantor” sambil mengambil gelas melamin dirak

“iya bagus, emang mia mau beli gelas buat dikantor?”

“enggak sie, Cuma ini bagus kan” sambil memutar-mutar gelas ditangannya

Saya jadi agak pusing, sebenernya kita kesini kan mau beli ciki kok jadi liat-liat gelas sama mangkok yah?

“sayang gak jadi beli cikinya?” saya tanya lagi masalah cikinya

“nanti aja mas puput, mia mau liat-liat dulu” sambil menarik saya yang membawa keranjang ke rak lainnya

Saya diajak memutari semua rak yang ada di midi, rak perawatan wajah, rak susu, rak mainan, rak permen, rak baju daleman, rak pembalut dan rak rak yang lainnya. Tentunya sambil melihat-lihat semua barang yang ada di rak itu, pernah waktu di rak pembalut saya bertanya ke mira.

“kok sayang ke sini, sayang lagi dapet yah?”

“enggak kok, mia kan Cuma liat-liat aja” sambil menggelengkan kepala

“gak dapet kok liat-liat pembalut?”

“yeeee, gak apa-apa kale, kan gak dosa liat-liat, weeeeee” sambil menjulurkan lidahnya dengan manis kesaya

Setelah sekian lama kita berputar-putar di rak midi, secara tidak sadar ternyata kita kembali lagi di rak ciki.

“waw sejak kapan” pikir saya, sambil kebengongan

“mas put, bentar ya mia mo cari ciki dulu”

“iya sayang” saya mengiyakan

“mas enakan rasa keju atau barbeque” mia bertanya lagi

“ini kayaknya de javu deh, gw pernah ngalamin ini dulu, kayaknya..” dalam hati saya berfikir

“barbeque aja yang” saya mulai mengarahkan mia untuk cepat memilih cikinya

“emang kenapa mas?”

“lebih enak yang barbaque, mas suka barbaque” saya jawab sebisanya

“tapi mia suka keju mas”

“oh yaaaaaaaa, kalo gitu dua duanya aja yang” masih dengan senyum saya menjawab

“jangan mas, selain chitato mia mau lays juga, jadi chitatonya satu aja, boleh kan mas?”

“jelas boleh dong sayang” dengan meringis kuda saya menjawab

Dengan sabar dan telaten paten saya menunggu mira memilih ciki kesukaannya, entah yang keju atau barbeque, entah lays dan chitato, pokoknya saya tunggu, asal jangan sampai besok (lebay). Setelah memakan waktu yang cukup lama akhirnya mira memasukan ciki ke keranjang belanjaan, dengan cepat saya langsung menuju ke tempat pembayaran, sebelum mira berubah pikiran.

Mbak-mbak di midi cukup ramah melayani saya, dia juga menawarkan apakah ada barang lain yang ingin saya beli. Karena merasa cukup saya langsung mengucapkan tidak dan terimakasih, saya langsung membuka pintu midi dan keluar dengan membawa belanjaan yang berisi ciki dan coklat.

Dalam perjalanan pulang saya sedikit menyindir mira karena cara belanjanya yang memakan waktu cukup lama.

“eh sayang, kita di dalem tadi itu ½ jam ada lho, padahal kita Cuma beli ciki sama coklat doang”

“iya mas, mia kalo sama maya juga suka gitu, kita Cuma beli apa gitu tapi seneng liat-liat barang yang lain dulu” sambil bercerita banyak bagaimana mira belanja dengan teman baiknya itu

Ternyata sindiran saya gak sampe ke dia, ya sudah biarlah, ternyata wanita dan pria memang berbeda. Dari pada saya mempermasalahkan cara belanja dia lebih baik saya menerima apa adanya, menerima dan menyadari kalau wanita dan pria itu berbeda. Dengan begini saya lebih bisa mencintai mira dengan sepenuh hati.

Lanjut dong put...

Selasa, 20 Mei 2008

Sony Ericsson Resmipun sudah Menyerah

Handphone Sony Ericsson k608
Sungguh tak disangka. Minggu lalu partner saya yang sudah menemani selama 3 tahun lebih tiba-tiba mengadat, meskipun ini bukan yang pertama kalinya tapi ini yang terparah. Dia mendadak berhenti memancarkan signalnya pada saat saya menggunakan GPRS (Promo Gratis) sambil berselancar di dunia maya, selesai menggunakan untuk menemani saya dalam berselancar dia langsung ngadat secara tiba-tiba, tidak ada lagi sinyal indah yang terpancar darinya. Saya kira dia hanya bercanda menggoda saya yang sudah lama tidak mengisi pulsa IM3nya

Ternyata tidak, dia benar-benar ngadat sengadat ngadatnya. Berkali kali tombol power saya pencet tidak membuat dia menunjuknya perubahan yang membaik.

Handphone Sony Ericsson K608 yang saya beli seharga 1.8 juta 3 tahun yang lalu sudah banyak memberikan kenangan, dari menemani saya menelpon, main games, mendengarkan music ataupun merekam momen-momen indah di hidup saya. Alat yang multifungsi ini bahkan menerangi saya dalam kegelapan mati lampu. Handphone saya punya senter lho, jadi kalo pas mati lampu saya sering gunakan untuk membantu penerangan yang ada.

Sempet BT banget, karena gak hidup-hidup. Karena ketidak tahuan dan emosi yang memuncak maka saya charger aja seharian dengan harapan setelah di charger seharian handpone saya bisa pulih lagi. Dasar sial, karena saya colokin listrik seharian batreai handphone saya malah membengkak, duh makin gawat aja nie.

Keadaan yang makin gawat membuat saya meluncur ke Sony Ericsson di Mall Ambasador, dengan harap-harap cemas kesembuhan Handpone saya. Handpone saya terpaksa harus rawat inap untuk perbaikan yang intensif. Untuk sementara saya di pinjamkan handpone oleh pacar saya, makasih sayang. Beberapa hari berlalu tibalah waktunya pengambilan handphone saya, ternyata mbak-mbak dari Sony Ericsson meminta maaf karena team nya tidak berhasil memperbaiki handpone saya, kecewa tapi mau apa lagi, ya sudahlah saya tinggal bayar Rp. 15.000 untuk biaya administrasi dan pulang dengan wajah manyun. Lagi gak minat liat Handpone baru di Mall Ambasador.

Lanjut dong put...

Kamis, 15 Mei 2008

Membuat Game Java Sendiri


Download disini. Punya waktu luang sepulang kantor membuat ke isengan saya muncul secara tiba-tiba, dari pada mubazir saya isi dengan membuat game j2me untuk di jalankan di handphone. Pembuatannya yang memakan waktu cukup lama, sedikit mengganggu hidup juga lho, soalnya sempet BT juga kalo banyak error dimana mana. Hasilnya memang tidak begitu bagus sie, karena saya tidak punya ilmu desain grafis, tapi setidaknya game java ini bisa cukup menghibur untuk beberapa menit kedepan. 

Berhubung Handphone saya sedang rusak maka saya belum sempat mencobanya di handphone sesungguhnya, maka dari itu teman-teman kalo ada waktu game javanya tolong di coba dan dimainkan yah, saya mohon kritikan, cacian dan hinaannya. Sebenernya game java ini berjalan cukup baik di emulatornya, tapi seandainya pada saat anda mencoba memainkan game java ini dan game java yang saya buat bisa menyebabkan Handpone anda meledak atau bahkan hilang -Lebay-, mohon di maafkan dan di mengerti karena sebenarnya saya tidak punya niat jahat yang tersembunyi.

Yang tadi bercanda lho, saya cuma mau bilang kalau game java yang saya buat tidak ada kode yang membahayakan keamanannya Handpone anda. Tidak ada program virus, worm, Trojan atau sejenisnya dalam game java saya, tapi kalau ada error-error sedikit harap maklum ya, namanya juga pemula dalam membuat game :p.

Bagaimana cara bermainnya ?

Keypad 5 atau tombol Fire untuk terbang, gunakan kanan/6 dan kiri/3 untuk bergerak di angkasa, selamat mencoba.

Gamenya juga bisa di download disini

Ini tutorial kalo mau bikin program di j2me

Download Source Code Mario Air [J2ME]

Lanjut dong put...

Senin, 05 Mei 2008

1 jam bersama Rambo IV


Dar der dor. Beberapa minggu lalu ada temen yang minjemin film Rambo IV tapi karena males dan sok sibuk maka baru weekend kemarin saya menonton film Rambo IV tersebut. Duduk di bangku yang nyaman sambil melototin film Rambo IV selama 1 jam lebih ternyata membuat duduk saya tidak nyaman, menurut saya ini sekuel yang gagal dari deretan sekuel-sekuel yang gagal lainnya.

Saya menyia-nyiakan waktu saya selama 1 jam lebih, harusnya 1 jam saya bisa tidur atau olah raga atau berbuat sesuatu untuk bangsa dan negara -halah-. Selama 1 jam lebih kita di sajikan jalan cerita yang datar tanpa intrik, Sylvester Stallone pun tidak banyak aksinya dia hanya menggunakan senapan mesin selama 30 menitan dan memberondong habis musuh nya. Tidak ada lagi jebakan-jebakan khas Rambo sebelumnya, tidak ada lagi gerilya yang Rambo lakukan. Tapi ada yang lebih dari Rambo IV, yaitu lebih sadis dan lebih banyak darah dibandingkan dengan Rambo sebelumnya.

Menurut saya Sylvester Stallone mengulangi kegagalan nya lagi mengukir legenda aksi, setelah dia mencoreng legenda Rocky 1-5 dengan membuat lelucon di rocky 6. Saya sempat kecewa berat setelah mononton Rocky 6, padahal Rocky 5 sudah menutup cerita Rocky dengan begitu apik dan menarik. Membuat kita penonton berkhayal akan kelanjutan hidup Rocky dan dan keluarganya, sungguh sayang bukan.

Mungkin kalau memang Rambo dipaksakan untuk kembali bertugas ada baiknya mereka mengikuti serial anak Dora the Explorer. Si Dora memperkenalkan sepupu jauhnya si Diego dan memberikan suasana baru dan tontonan lain yang menarik buat anak-anak. Ini juga bisa di terapkan dalam Rambo, Rambo bisa mengenalkan saudara jauhnya si Rambu Rambu Lalu Lintas yang memberantas kemacetan dan penjahat lalu lintas di negaranya. Pastinya ini bisa membuat tontonan yang menarik untuk di tinggal kan. :D

Sekali lagi saya mengutip kalimat dari Cinta Laura yang cantik bijak. Cinta bilang kalau dia mau go to school in havard, Cinta mau stop as a artis while she masih on the top. So if people lihat Cinta they masih remember Cinta. Kita harus tahu kapan waktunya berhenti kawan.

Lanjut dong put...